Rabu, 26 November 2008

Semua pasti berubah

Oleh2 dari walking-walking kemaren nih, hehe...menurutku cerita tentang angka 666 ini lutju banget, bikin senyum-senyum sendiri, so...tak copas aja, sumber aslinya bisa kamu lihat disini, hikmah yang bisa diambil... bahwa gag ada yang abadi di dunia ini. setuju??!

Sebelum Tidur:

6 minggu: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an doong… kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!

Pakai Toilet:
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq.
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau tapa di gunung kawi sono!

Ngajarin Nyetir:
6 minggu: hati-hati say, injek kopling dulu baru masukin perseneling ya
6 bulan: pelan-pelan dong lepas koplingnya.
6 tahun: pantesan sering ke bengkel, masukin persenelingnya aja kayak gini!

Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok..

Dating process:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??

Back from Work:
6 minggu: Honey, aku pulang…
6 bulan : I’m BACK!!
6 tahun: Si mbok masak apa hari ini??

Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan : Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun : Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau

Telepon:
6 minggu: Baby, ada yang pengen bicara ama kamu di telpon
6 bulan : Eh…ini buat kamu nih…
6 tahun : WOOIII TELPON BUNYI TUUUHHH….ANGKAT DUOOONG!!!

Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt…. !!!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?

Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN

Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??

Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan ke Amerika atau ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat…
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA!

TV:
6 minggu: Baby, apa yg pengen kita tonton malam ini ?
6 bulan : Sebentar ya, filmnya bagus banget nih.
6 tahun: JANGAN DIGANTI-GANTI DONG CHANNELNYA AH! GAK BISA LIAT ORANG SENENG DIKIT APA ?!

Murid ---> Cigu

Masih tentang guru,mumpung momennya pas, jadi pengen posting pengalaman 1st ku menjadi guru nih..hehe,begini ceritanya...Awalnya gak pernah kepikiran untuk menjadi guru, cuma iseng..waktu itu aq baru lulus D3, mau nyambung S1 dah telat, harus nunggu tahun ajaran baru. Mau nyari kerjaan ijazah blon keluar... [doh] Saat itu sebuah kesempatan datang menghampiriku, daripada bengong gak ada kegiatan, aku coba tuk menerima tawaran mengajar di sekolah ku dulu... [alumni. red] kebetulan beberapa orang guru untuk jurusanku baru saja pensiun, sehingga terjadi kekosongan...karena memang lagi butuh aq gak melewati serangkaian test seperti nasib teman2 ku yang lain. Awalnya ada kecanggungan berinteraksi dengan sesama guru, secara... dulu, aq itu murid mereka,, eh, sekarang malah jadi rekan kerja...
Lain lagi klo harus berinteraksi dengan murid, mulai dari keringet segede jagung, sampai pake acara nangis d depan kelas pun udah pernah terlakoni dengan suksesnya...wackakakk, secara masih imut banget gitu loh :D baru 21 tahun waktu pertama kali berdiri di depan kelas, murid yang di
hajar usianya cuma terpaut 2-3 tahun di bawahku [dah kayak kakak-adek aja] karena emosi yang belum stabil [halah,, emang sekarang udah stabil??!] di isengin dikit,dan gak bisa mengontrol emosi dengan baik...?!klo gak marah ya mewek... hehehe..


Pernah terlintas mau cari kerjaan lain, ada rencana mau coba ikut test inilah, itulah... tapi kata uda ”cewek itu lebih baik jadi guru” selain jam kerjanya lebih santai, tekanan saat bekerja juga minim, beda klo kerja di bidang konsultan or kontraktor yang selalu di kejar-kejar deadline... mungkin klo belum berkeluarga mah gak masalah, tapi coba klo sudah berkeluarga, pasti bakal kewalahan membagi waktunya.


my lovely skull


Yah...mungkin rezekiku disini, alhamdulillah, Allah memudahkan jalanku melewati masa 3 tahun ini...gak terasa sudah 3 tahun lebih aja ya, banyak hal yang sudah dilalui, maaf jika masih terdapat kekurangan disana sini, buat anak-anak ku [weleh-weleh dah punya anak ta?] yang dah tamat. Miss u all...Ojo lali sama wali kelasmu iki..hihihi, eh bukan cuma wali kelas ding, tapi sama semuaaa guru yang pernah menghajarmu...Jangan berhenti cuma sampai ijazah SMK aja 0k!! Pendidikan merupakan investasi jangka panjang, walopun sebenarnya pelajaran itu gak mesti di dapat dari pendidikan formal sih...yah,mumpung masih muda, dan ada kesempatan.. Bersemangatlah meraih mimpi!!

Terima kasih buat yang sudah mengucapkan selamat hari guru tadi...*itu menyadarkanku kembali, bahwa ternyata aq seorang guru a.k.a ci'gu toh?!* hehe...sering lupa soalnya...[piss]

Selasa, 25 November 2008

Oemar Bakrie


Tanggal 25 November 2008 ini merupakan hari Guru Nasional ke 63 yang diperingati bersamaan dengan hari ulang tahun PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).. d skul ku selain dirayakan dengan upacara peringatan juga ada pemberian tanda jasa bagi guru dan kepala sekolah, hanya saja acaranya tidak semeriah hari guru di sekolah lain...[menurut cerita dari seorang sumber yang bisa dipercaya] hehe, bukan bermaksud mengurangi simpati pada sekolahku sendiri, tapi memang begitulah adanya...


Dulu…dalam konteks Indonesia, harus diakui, menjadi guru bukanlah prioritas utama yang dipilih orang sebagai profesi hidup. Kalau dilakukan sebuah survey, bisa jadi profesi guru akan menempati urutan yang ke sekian. Yup! Really.. dan ini tidak berlebihan, sebab apresiasi publik terhadap profesi guru belum sehebat dengan profesi lain saat itu, tapi itu dulu... suvei membuktikan baru-baru ini di kota pekanbaru khususnya, jumlah peminat FKIP menempati urutan ke-2 setelah FK!!! mengalahkan Fekon dan FH... sungguh berita yang mencengangkan buat ku yang notabene adalah seorang guru. ini menunjukkan bahwa sekarang menjadi guru sudah mulai di lirik orang.


Siapa yang gak kenal guru?? sejak lahir kita sudah dikenalkan dengan sosok seorang guru dalam sebuah lembaga pendidikan keluarga yang bernama "ibu". semua orang berpotensi untuk menjadi guru. Guru yang tidak hanya mengajarkan dari tidak tahu menjadi tahu, tapi lebih dari itu seorang guru harus bisa mendidik. mengajar dan mendidik memang dua hal terpilah, tetapi bagi guru yang guru, keduanya dalam satu pilinan tali padu.

Guru memang bukan satu-satunya elemen penentu keberhasilan pendidikan, namun tidak berlebihan apabila dikatakan guru adalah kunci utama pendidikan

Guru adalah ujung tombak pendidikan, miris melihat guru yang hidup di pedalaman. nasibnya menyedihkan sekali... kamu pernah baca atau nonton laskar pelangi? sebuah film tentang potret dunia pendidikan di Indonesia, saluuut... untuk semangat pak harpan dan buk mus sebagai guru ikal dkk,saluut juga untuk semangat laskar pelangi!! andai saja semua guru [termasuk aq] bisa seperti itu, memberi kualitas pendidikan yg baik tapi dengan gaji yang minim. BISA KAH??


Saat ini “Pahlawan tanpa tanda jasa” sudah berganti menjadi “Pahlawan pembangun insan cendekia”. Semoga ke depan guru menjadi profesi yang menyenangkan sekaligus membanggakan, semakin banyak generasi penerus yang di terbitkan, dan nasib guru-guru bisa berubah menjadi lebih baik amin.…..

Dari sekian banyak harapan, dan Pekerjaan Rumah buat para guru, hari ini aq pribadi juga ingin ikut mengucapkan Selamat hari guru buat semua guru di dunia,

SEMOGA ILMU YG TELAH DI BERIKAN BISA BERMANFAAT DAN MENGALIR PAHALANYA HINGGA AKHIR ZAMAN. Amin!!