Rabu, 11 Maret 2009

Indah Pada Waktunya

Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri walking-walking mengunjungi teman-teman, tapi maaf yah plen gak ninggalin jejak...hehe, cuma sekedar baca-baca doang... coz saya suka membaca, tapi terkadang gak punya banyak waktu untuk menyalurkan hobi ini... kemarin saya menemukan sebuah untaian kata yang pass dengan apa yang saya rasakan saat ini...
seperti apa?? ini dia
... **jeng....jeng...jeng...**

Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Allah memberi ku kaktus berduri
Aku minta pada Allah binatang mungil nan cantik, Allah memberi ku ulat berbulu

Aku sempat sedih, protes dan kecewa

Betapa tidak adilnya ini…


Namun, kemudian kaktus itu berbunga… sangat indah
Ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi lupu-kupu yang teramat cantik


Itulah jalan Allah
Indah pada waktunya...

Allah tidak memberi apa yang kita harapkan
Tapi Allah memberi apa yang kita perlukan


Kadang kita sedih, kecewa, terluka,

Tapi jauh diatas segalanya Allah sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita!!


Allahu Akbar
Allahu Akbar Allahu Akbar
Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur atas karunia Allah
Amiiiien....

12 komentar:

あり mengatakan...

Iya, my twin suatu saat pasti Indah Pada Waktunya, semoga kita termasuk orang yang pandai bersyukur :)amin, suasanya seperti yang ari rasakan juga kok my twin :) semangat yukkk, (rock)

Aya mengatakan...

Amiin... ^_^
yuks semangaat (rock) (cozy)

eh tapi,, perasaan ulat bulu beda deh sama kepompong (thinking)
bener gak yah?? hehehe...

nirmana mengatakan...

setujuh, kadang kita memang tidak tahu bahwa apa yang kita ingini itu belum tentu baik buat dirikita. coz..hidup adalah misteri ilahi. makanya kita diingetkan untuk selalu berdoa selalu diberi kebaikan pada apa2 yang kita ingini, kita peroleh.

ARISTIONO NUGROHO mengatakan...

Assallamu'alaikum Wr. Wb.
Wah perenungannya inspiratif tuh. Saya juga kadang-kadang kecewa, baru setelah beberapa waktu, saya tahu, "lho ini khan bikin happy!"
Kadang-kadang khawatir juga kalau Allah SWT gak suka. Tapi oh iya, Allah SWT khan Maha Baik. Jadi yaa... happy lagi. Akhirnya happy, happy, dan happy lagi.
Oh yaa... kalau sempat silahkan mampir ke blog saya, "Sosiologi Dakwah" di http://sosiologidakwah.blogspot.com
Kalau mau nge-link atau follow juga boleh.
Peace yaa...
Wassallamu'alaikum Wr. Wb.

wening mengatakan...

amien
semoga kita selalu bisa menjalankan semua dengan sebaik-baik nya :)

kips mengatakan...

Kuasa Allah memang jelas diluar kuasa insan-Nya, terkadang dibalik seuatu yg kurang begitu dihargai justru memunculkan sesuatu yang sangat berarti, begitupun sebaliknya. Semoga saja kita senantiasa tak lepas dari syukur nikmat, amin.

riosisemut mengatakan...

Gara2 laptop error, aq jadi terlambat koment nih, maafin Semut ya tmen2ku semua.

Zen mengatakan...

ya robbal alamiiiin....

Siti Nurbaya a.k.a Dayank mengatakan...

Zie.., dah banyak yang comment...

Izka mengatakan...

Hmm... kehidupan sesungguhnya banyak menawarkan keselarasan, juga rasa bahagia. hanya ketidaksabaran yang kerap membuatnya menjadi sebuah derita

eri-communicator mengatakan...

saatnya pemuda-pemudi pekanbaru dan riau unjuk gigi, mari kita berblog ria, JADIKAN BLOG SEBAGAI WADAH BERTUKAR PIKIRAN SECARA JERNIH,INTELEK,SIMPATIK DAN SALING MENGHORMATI. sudah saat pemuda-pemudi dari pekanbaru atau Riau tampil maju, intelek, konsepsional, penuh percaya diri dan berakhlak mulia. salam sesama blogger bertuah pekanbaru

Rohim mengatakan...

Indah pada waktunya ,
Bagus dengan kata-kata ini,
http://www.abdurrohim.web.id